post image

Panen Perdana Jagung Hibrida di Babakan Madang, Polsek dan Kelompok Tani Perkuat Ketahanan Pangan

Babakan Madang,  Program ketahanan pangan di wilayah pedesaan mulai menunjukkan hasil.Kelompok Tani (Poktan) Pancar Harapan bersama jajaran Kepolisian Sektor Babakan Madang menggelar panen perdana jagung hibrida di Kampung Landeuh, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (9/3/2026).

Panen jagung hibrida tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang melibatkan masyarakat setempat bersama aparat kepolisian melalui pembinaan Bhabinkamtibmas.Kegiatan panen dilakukan di lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi dan menghasilkan sekitar 800 kilogram jagung hibrida.

Bhabinkamtibmas Desa Karang Tengah, Ujang Umaludin mengatakan, panen ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat desa.

“Hari ini dilaksanakan panen jagung hibrida yang perdana di Desa Karang Tengah dengan luas lahan kurang lebih 1.000 meter persegi, dan sementara ini menghasilkan sekitar 800 kilogram jagung hibrida.Mudah-mudahan ke depan program ketahanan pangan ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kuantitas serta kualitas yang lebih optimal,” ujar Ujang di lokasi panen.

Sementara itu, Kapolsek Babakan Madang Trias Karso Yuliantoro menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari arahan pimpinan kepada seluruh jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terlibat aktif dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat agar lebih sejahtera melalui sektor pertanian.

Dalam pelaksanaannya, budidaya jagung hibrida dilakukan secara intensif dengan penerapan teknik pertanian yang meliputi pemupukan, penyiraman, serta pengendalian hama guna memastikan hasil panen yang optimal.

Kapolres Bogor Wikha Ardilestanto melalui Kapolsek Babakan Madang menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penggerak bagi kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi konsep Polri yang Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan (Presisi).

Melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedesaan sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.


(*)

0 Komen