post image

Wasev TMMD ke-128 Tinjau Progres Pembangunan, Optimistis Rampung Tepat Waktu

Bekasi,  Farouk Pakar meninjau pelaksanaan program TMMD ke-128 dan menyatakan optimistis seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan tepat waktu meski masa pengerjaan tersisa kurang lebih dua pekan. Dalam kunjungan pengawasan dan evaluasi (Wasev) tersebut, ia menilai progres pembangunan di lapangan berjalan cukup baik dan terus menunjukkan perkembangan signifikan, Rabu (13/5/2026). 

Brigjen TNI Farouk Pakar mengatakan program TMMD merupakan kegiatan terpadu yang dilaksanakan serentak di 56 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Menurut dia, program tersebut digelar secara berkala setiap triwulan dengan pelaksanaan bergantian di tiap wilayah Kodam sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah.

Ia menjelaskan sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan meliputi pengecoran jalan, pembangunan drainase, rehabilitasi rumah warga, pembangunan MCK, hingga penyediaan pompa air bersih.

Hingga saat ini, progres keseluruhan disebut telah mencapai sekitar 70 hingga 75 persen, bahkan beberapa sasaran rumah warga telah selesai 100 persen.

Dalam peninjauan itu, Brigjen TNI Farouk Pakar juga menyoroti pentingnya kualitas pembangunan sarana air bersih agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Ia meminta pengambilan sumber air dilakukan dari air tanah dalam dan bukan air permukaan agar debit air tetap stabil serta kualitasnya terjaga.
Menurut dia, sebelum pembangunan sumur dilakukan, perlu dilakukan pengukuran geolistrik untuk mengetahui kedalaman sumber air. Dengan langkah tersebut, pembangunan sarana air diharapkan lebih maksimal dan benar-benar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran TMMD.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menitikberatkan pada penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pembinaan masyarakat. Para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD disebut tinggal bersama warga di sekitar lokasi guna mempererat hubungan sosial sekaligus mendukung efektivitas pelaksanaan program.

Ia menambahkan keterlibatan prajurit di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan membantu percepatan pembangunan, tetapi juga membangun aspek pertahanan dan keamanan wilayah melalui kedekatan emosional dengan warga. “Harapannya masyarakat benar-benar merasakan manfaat program ini dan hasil pembangunannya dapat dipelihara bersama,” katanya.

(*)

0 Komen