post image

Dapur Umum Polri Terus Beroperasi Layani Pengungsi di Aceh Tamiang dan Sumbar

Aceh Tamiang,  Dapur lapangan milik Satuan Brimob Polri terus beroperasi mendukung kebutuhan makanan masyarakat serta personel yang bertugas di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Operasional dapur umum tersebut terlihat aktif di Provinsi Aceh, khususnya Aceh Tamiang, serta di sejumlah daerah terdampak di Sumatera Barat.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak bencana terparah di Aceh, dapur lapangan Polri ditempatkan di beberapa posko pengungsian, di antaranya Posko Terminal Aceh Tamiang dan Posko Samsat Aceh Tamiang. Dapur umum ini menjadi penopang utama pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi para pengungsi.

Pantauan di lokasi, Kamis (15/1), dua personel Polri terlihat bersiaga di dapur mobile. Seorang personel membungkus nasi dan lauk, sementara personel lainnya memasak di depan kompor untuk memastikan ketersediaan makanan bagi warga yang datang silih berganti.

Di dapur lapangan Posko Pengungsian Samsat Aceh Tamiang, suasana humanis tampak saat seorang anggota Polri melayani lima siswa yang mengantre sambil membawa nasi dalam bungkusan terbuka. Anggota tersebut dengan sabar membagikan lauk makanan kepada para siswa yang terdampak bencana.

Tak hanya di Aceh Tamiang, dapur lapangan Polri juga beroperasi di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. Dapur-dapur tersebut memasak dan mendistribusikan makanan bagi masyarakat terdampak serta personel Polri yang bertugas di lapangan.

Sejumlah dapur lapangan Polri di Sumatera Barat berada di Polres Padang Pariaman, Poskotis Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Posko Induk Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, serta Jorong Balai Jamaik, Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman.

Di lokasi-lokasi tersebut, personel Brimob terlihat bahu-membahu menyiapkan makanan. Ada yang mengupas telur rebus, merebus sayuran, hingga memasak dengan memanfaatkan kayu bakar. 

Sebagian personel bersiaga di meja saji untuk melayani masyarakat dan personel yang membutuhkan makanan, sementara lainnya mencuci peralatan dapur agar operasional tetap berjalan lancar.

Langkah yang dilakukan Polri melalui pengoperasian dapur lapangan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus mendukung kelancaran tugas personel Polri di wilayah bencana.

 

(***) 

0 Komen