Pastikan Material Lengkap, Pangdam I/BB Tinjau Pemindahan Jembatan Modular di Medan
MEDAN, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa meninjau langsung proses pemindahan delapan unit Jembatan Modular Type 3-1 di Pool Bongkar Muat Titi Papan, Mabar, Kota Medan, Rabu (18/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh material dalam kondisi lengkap sebelum didistribusikan ke daerah sasaran di Sumatera Utara.
Di lokasi, Pangdam menyaksikan proses pemindahan dan pemuatan material ke atas truk, sekaligus pelepasan pergeseran menuju titik pembangunan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna menjamin tidak ada komponen yang hilang, tertukar, maupun kurang sebelum diberangkatkan.
Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Kodam I/Bukit Barisan terhadap kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam percepatan pembangunan jembatan, khususnya di wilayah yang aksesnya terputus maupun belum memiliki sarana penghubung. Sistem modular dipilih karena dapat dipasang dalam waktu relatif singkat sehingga mobilitas masyarakat dan roda perekonomian dapat segera pulih.
Delapan unit Jembatan Modular Type 3-1 tersebut akan dipasang secara bertahap di sejumlah titik strategis di Sumatera Utara, sesuai tingkat urgensi kebutuhan di lapangan. Kedelapan titik yang dituju yaitu Desa Sitampulak, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun; Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara; Desa Hutagalung Siwalompu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara; Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu; Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan; Desa Bandar Durian, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara; Desa Jawa Baru, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun; serta Desa Sagala Toruan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.
Pangdam juga menjelaskan bahwa seluruh material yang tiba melalui Pelabuhan Belawan terlebih dahulu digeser ke Titi Papan untuk dilakukan pengecekan akhir. Hal ini dilakukan agar proses pembangunan di daerah berjalan cepat, tepat, dan akuntabel sehingga wilayah yang sebelumnya terisolir dapat segera kembali terhubung. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kasdam I/BB, para pejabat utama Kodam I/BB, serta Danyonzipur 1/DD.
(Dispenad)
0 Komen