Respon Cepat Pengaduan Melalui 110, Polres Kepulauan Seribu Tindaklanjuti KM Bimo Ruci Terombang-ambing di Perairan Pulau Laki
Kepulauan Seribu, Polres Kepulauan Seribu bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 terkait kapal penumpang KM. Bimo Ruci yang mengalami kerusakan mesin dan terombang-ambing di perairan sebelah utara Pulau Laki, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (22/02/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 22 Februari 2026. Berdasarkan laporan, KM. Bimo Ruci bertolak dari Pelabuhan Kronjo, Tangerang, menuju Pulau Kelapa pada pukul 06.53 WIB. Namun dalam perjalanan, kapal mengalami mati mesin di perairan utara Pulau Laki.
Pada pukul 08.42 WIB, nahkoda Cholis bersama tiga awak kapal berupaya melakukan perbaikan. Diketahui terjadi kerusakan pada bagian oli panbel (pompa keong). Kondisi gelombang tinggi dan angin kencang menyebabkan kapal terombang-ambing di tengah laut.
Sekira pukul 10.00 WIB, salah satu keluarga penumpang, Sdr. Anggi Rivaldi, menghubungi layanan Polri 110 untuk meminta bantuan evakuasi. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan segera berkoordinasi dengan Damkar Kelurahan Pulau Tidung dan bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di perairan Pulau Laki, petugas mendapat informasi bahwa KM. Bimo Ruci telah ditarik oleh kapal nelayan menuju Pulau Lancang. Selanjutnya, anggota piket Polsek Kepulauan Seribu Selatan berkoordinasi dengan piket Polsubsektor Lancang untuk memastikan proses evakuasi dan keselamatan seluruh penumpang.
Sesampainya di Pulau Lancang, dilakukan evakuasi serta pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh korban dengan rincian 3 awak kapal, 8 penumpang dewasa dan 2 anak kecil. Hasilnya, tidak terdapat korban jiwa dan seluruh penumpang maupun awak kapal dalam keadaan sehat.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan oleh personel Polsek Kepulauan Seribu Selatan antara lain berkoordinasi dengan instansi terkait, mendatangi lokasi kejadian, memastikan proses evakuasi, melakukan pengecekan kesehatan, meminta keterangan saksi, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan.
Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra, menyampaikan bahwa respon cepat ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Setiap aduan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan segera kami tindak lanjuti. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami, terlebih dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat di wilayah perairan,” ujar AKBP Argadija Putra.
Ia juga mengimbau kepada para nahkoda dan pemilik kapal untuk memastikan kondisi mesin serta kelengkapan keselamatan sebelum berlayar guna mengantisipasi kejadian serupa.
Saat ini, KM. Bimo Ruci telah melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, dalam kondisi aman.
0 Komen