Mediasi Penanganan Banjir di Kalibaru Digelar, DPRD Dorong Peninggian Jalan dan Pembangunan Drainase
Jakarta, Permasalahan banjir yang kerap terjadi di Jalan Kalibaru Barat Satu, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menjadi perhatian dalam pertemuan mediasi antara warga, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan kawasan pelabuhan, Kamis (26/2).
Pertemuan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat, khususnya warga RW 08, RW 09, dan RW 10 yang selama ini terdampak genangan air setiap musim penghujan.Berdasarkan keterangan warga, ketinggian air di ruas jalan tersebut dapat mencapai sekitar 45 sentimeter saat hujan deras, bahkan hingga 65 sentimeter pada awal musim hujan. Kondisi ini menyebabkan akses utama warga sulit dilalui dan menghambat aktivitas sehari-hari.
Mediasi dihadiri Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta H. Ramli, perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara Wawan, perwakilan PT IKT Muhammad Ilham dan Roro, serta tim teknis Pelindo Regional 2 Tanjung Priok yang diwakili Bayu.Turut hadir Lurah Kalibaru Sukarmin, Ketua RW 08 Drs. Rojali Ali, jajaran pengurus RT 001 hingga RT 011, LMK RW 08 Sueb, Ketua Karang Taruna RW 08 M. Yayan, serta Danton RW 08 M. Idris.
Dalam forum tersebut, H. Ramli mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan guna mempercepat penanganan banjir di wilayah tersebut.
“Diperlukan langkah konkret berupa peninggian badan Jalan Kalibaru Barat Satu serta pembangunan sodetan saluran air di sisi barat area PT IKT agar aliran air dapat langsung mengarah ke laut,” ujar H. Ramli dalam pertemuan.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kota Jakarta Utara, Wawan, menyampaikan bahwa pihak perusahaan yang berbatasan langsung dengan permukiman warga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung solusi infrastruktur.
“Kami berharap adanya pembangunan drainase baru di kanan dan kiri bahu jalan serta peninggian badan jalan untuk mengurangi potensi genangan,” katanya.
Selain itu, usulan pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Pelindo juga disampaikan sebagai bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta.
Ketua RW 08 Kalibaru, Drs. Rojali Ali, menyampaikan harapan warga agar hasil pertemuan tersebut dapat segera direalisasikan.
“Warga berharap solusi ini tidak berhenti pada tahap pembahasan, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah nyata sehingga banjir tidak terus berulang setiap musim hujan,” ujarnya.
Melalui koordinasi lintas pihak ini, diharapkan penanganan banjir di Jalan Kalibaru Barat Satu dapat dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kenyamanan dan mobilitas masyarakat di wilayah pesisir Jakarta Utara.
(Ai Sumanta/NK)
0 Komen