May Day di Koja Berlangsung Kondusif, Aksi Sopir Dialihkan Jadi Perayaan
Jakarta Utara, Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar Keluarga Besar Sopir Indonesia Perjuangan (KB-SI Perjuangan) di Aula Kantor Sudinakertrans Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (1/5/2026), berlangsung aman dan tertib.
Kegiatan yang awalnya direncanakan sebagai aksi unjuk rasa, dialihkan menjadi perayaan dan forum penyampaian aspirasi.
Sekitar 150 peserta hadir dalam kegiatan bertema “Mengawal Regulasi Ketenagakerjaan yang Adil Bagi Semua”.Sejumlah unsur pemerintah daerah, kepolisian, serta Satpol PP turut melakukan pengamanan dan monitoring.
Ketua KB-SI Perjuangan, Nuratmo A.S., mengatakan perubahan format kegiatan dilakukan setelah sebagian tuntutan telah direspons pemerintah, termasuk terkait pembatasan jam operasional kendaraan.
“Awalnya kami akan melakukan aksi di Pos 9 dan Kantor Wali Kota, namun karena sudah ada titik temu, kegiatan kami ubah menjadi perayaan sekaligus sosialisasi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti persoalan kemacetan di kawasan industri, khususnya terkait aktivitas depo. Pihaknya mengusulkan penggunaan sistem barcode untuk mengurangi antrean kendaraan yang dinilai menjadi salah satu penyebab kepadatan lalu lintas.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Sudin Perhubungan Jakarta Utara, Rudy, menyatakan pihaknya terbuka terhadap masukan dari para sopir dan siap melakukan evaluasi kebijakan.
“Kami mendukung aspirasi rekan-rekan semua. Pengaturan jam operasional akan kami kaji kembali, terutama untuk menjaga keselamatan masyarakat di jam-jam padat aktivitas,” katanya.
Selain itu, Dishub juga berkoordinasi dengan kepolisian terkait kemungkinan rekayasa lalu lintas, termasuk pembukaan U-turn di titik tertentu guna mengurai kemacetan.
Sementara itu, Wakapolsek Koja AKP Hartono menegaskan bahwa kegiatan berjalan dalam situasi yang kondusif berkat kerja sama semua pihak.
“Kami dari Polsek Koja bersama unsur terkait melakukan pengamanan dan pengawasan secara humanis. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan aspirasi dapat disampaikan tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujar AKP Hartono.
Ia juga mengapresiasi sikap peserta yang memilih jalur dialog dibandingkan aksi unjuk rasa di jalan.
“Kami mengapresiasi langkah rekan-rekan yang mengedepankan komunikasi dan dialog. Ini menjadi contoh positif dalam menyampaikan aspirasi secara damai,” tambahnya.
Kegiatan yang diisi dengan sambutan, doa bersama, serta ramah tamah ini berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh peserta meninggalkan lokasi dengan tertib.
Sebelumnya, KB-SI Perjuangan berencana menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta Utara. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah adanya respons dari pemerintah terhadap tuntutan yang disampaikan.
(Darma)
0 Komen