Wakapolres Jakut: Pelatihan Teknisi AC Astra jadi Upaya Tekan Pengangguran dan Cegah Kriminalitas
Jakarta, Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Rohman Yonky Dilatha, menilai pelatihan teknisi AC yang digelar PT Astra Internasional melalui Yayasan Astra Amaliah merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran yang berpotensi memicu tindak kriminal.
"Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Ketika masyarakat memiliki keterampilan dan pekerjaan, kesejahteraan akan meningkat sehingga potensi pelanggaran hukum dapat diminimalkan," kata Wakapolres AKBP Rohman Yonky Dilatha saat membuka Pelatihan Teknisi AC di Gedung Yayasan Astra Amaliah Learning Center, Jalan Gaya Motor II, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin, (6/7/2026).
Menurut dia, pencegahan kejahatan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membuka peluang kerja dan meningkatkan kemampuan masyarakat agar memiliki penghasilan yang layak.
Ia mengapresiasi konsistensi PT Astra Internasional yang telah menyelenggarakan program pelatihan secara berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Rohman juga mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk mengembangkan program serupa karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, perwakilan PT Astra Internasional, Jaka Fernando Arisandi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan implementasi nilai Catur Dharma Astra yang menekankan pentingnya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa peserta tidak hanya memperoleh materi dan praktik teknisi AC, tetapi juga mendapatkan perlengkapan kerja serta pendampingan melalui komunitas teknisi agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri.
Perwakilan Yayasan Astra Amaliah, Ganjar Gumilar, menyebutkan pelatihan teknisi AC yang digelar kali ini merupakan penyelenggaraan ke-78. Program tersebut tidak berhenti setelah pelatihan selesai, melainkan dilanjutkan dengan pembinaan dan pemantauan terhadap para alumni.
Camat Tanjung Priok, Samsul Rizal Kadafi, mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, kebutuhan jasa perawatan AC terus meningkat sehingga membuka peluang usaha yang menjanjikan apabila dijalankan secara profesional dan jujur.
Kegiatan yang turut dihadiri Kapolsek Tanjung Priok Kompol R. Sigit Kumono beserta jajaran, unsur pemerintah kecamatan, dan manajemen Astra itu ditutup dengan penyerahan simbolis peralatan teknisi AC kepada perwakilan peserta sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.
Pelatihan tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga teknisi yang kompeten sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di Jakarta Utara.
(Darma)
0 Komen