Dukungan Kuat 99 Suara, Bambang Rudiyanto Pimpin Kembali PERADIN Jatim
SURABAYA, JAWA TIMUR, Badan Pengurus Wilayah Persatuan Advokat Indonesia Jawa Timur (BPW PERADIN Jatim) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) III Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal 1447 Hijriah di Auditorium Gedung Srijaya, Surabaya, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota.
Muswil dibuka langsung oleh Ketua Umum PERADIN, Firman Wijaya. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa forum musyawarah wilayah tidak semata menjadi ajang kompetisi, melainkan ruang kolaborasi untuk memperkuat organisasi advokat yang profesional dan berintegritas. Tema yang diusung, yakni mempererat persaudaraan melalui silaturahmi dan kebersamaan dalam pemilihan, mencerminkan semangat tersebut.
Tiga kandidat maju dalam kontestasi Ketua BPW PERADIN Jatim, yakni Bambang Rudiyanto (petahana), Indah Triyanti, dan Nihrul Bahi Al Haidar. Ketiganya mengusung visi yang menitikberatkan pada penguatan pengawasan internal, peningkatan kualitas advokat, serta pelayanan hukum yang lebih optimal bagi masyarakat.
Dalam pemungutan suara, Bambang Rudiyanto kembali dipercaya memimpin BPW PERADIN Jawa Timur untuk periode 2026–2029 dengan perolehan 99 suara. Sementara itu, Indah Triyanti meraih 16 suara dan Nihrul Bahi Al Haidar memperoleh 13 suara.
Usai terpilih, Bambang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat edukasi hukum, termasuk sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah.
“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas advokat melalui pendidikan berkelanjutan dan mentoring berkala, agar PERADIN semakin solid dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Firman Wijaya menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan internal tidak diukur dari banyaknya temuan pelanggaran, melainkan dari kemampuan mencegah potensi penyimpangan sejak dini. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi seperti big data dan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pengawasan organisasi guna menciptakan mekanisme deteksi dini yang lebih akurat.
“Peran pengawasan harus bertransformasi, dari sekadar mencari kesalahan menjadi upaya preventif yang memberi nilai tambah bagi organisasi,” kata Firman.
Dengan terpilihnya kembali Bambang Rudiyanto, BPW PERADIN Jawa Timur diharapkan mampu terus menjadi contoh dalam penguatan demokrasi organisasi advokat serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
(DHM/FG)
0 Komen