Dump Truck Diduga untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Tengah Permukiman Kalibaru
JAKARTA, Sebuah mobil dump truck yang disebut digunakan untuk aktivitas tambang terbakar di Jalan Kalibaru Barat Satu, RW 08, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (24/8/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Api sempat membuat warga di sekitar lokasi khawatir, mengingat kendaraan berukuran besar itu berada di kawasan permukiman yang cukup padat.Berdasarkan keterangan Ketua RT 08 Sugeng Saryadi dan warga bernama Joko, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting kabel di mesin sehingga mengakibatkan kebakaran.
Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu keterangan dan hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.Peristiwa ini sekaligus memunculkan kembali kekhawatiran warga terkait aktivitas kendaraan berat yang disebut kerap melintas di Jalan Kalibaru Barat Satu.
Ketua RW 08, Drs. Rozali Ali, mengatakan kondisi jalan yang berada di tengah permukiman membuat aktivitas kendaraan berukuran besar perlu mendapat perhatian serius, terutama menyangkut keselamatan warga.
“Wilayah RW 08 sangat padat penduduk. Bahkan sekitar tengah malam masih ada anak-anak yang bermain. Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Rozali.
Menurut Rozali, pengurus lingkungan juga mengaku belum memperoleh pemberitahuan setiap kali kendaraan dump truck melintas di wilayah tersebut.
Ia berharap pihak pengelola dapat mengevaluasi rute kendaraan dan mempertimbangkan akses lain yang tidak melewati jalan lingkungan warga.
“Kami meminta pihak pengelola kendaraan memperhatikan keselamatan warga. Kalau memungkinkan, gerbang timur PT IKT ditutup untuk akses kendaraan tersebut sehingga tidak lagi melintas di jalan lingkungan RW 08,” katanya.
Warga berharap insiden tersebut menjadi momentum untuk mencari solusi bersama antara pengurus lingkungan, perusahaan, dan pengelola kendaraan.Dengan demikian, kegiatan operasional tetap dapat berjalan, namun keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kendaraan berat tetap menjadi prioritas.
Ai Sumanta/Red
0 Komen