post image

Polsek Koja Lakukan Pengamanan Peringatan Isra Mi’raj di Jakarta Islamic Center

Jakarta Utara,  Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Lobby Gedung Convention Hall Jakarta Islamic Center, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (26/1/2026) pagi, berlangsung khidmat dan kondusif. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 150 jamaah serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan tokoh agama.

Acara keagamaan ini diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) Jakarta Islamic Center dengan Kepala PPIJ, KH Muhyidin Ishak, sebagai ketua pelaksana. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Iyan Sopyan, Ketua MUI Jakarta Utara KH Ibnu Abidin, Lc, Camat Koja Toto Bondan, Lurah Tugu Utara Kusmadi, serta unsur pengelola Jakarta Islamic Center.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan dzikir, dilanjutkan sambutan, tausiyah agama, dan doa penutup. Tausiyah disampaikan oleh Ustaz Koh Dondy Tan yang menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meneladani ajaran Rasulullah SAW serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Polsek Koja menerjunkan lima personel pengamanan yang dipimpin oleh AIPTU Herizal. Aparat melakukan pengamanan dan monitoring sejak awal hingga berakhirnya kegiatan.

Kapolsek Koja, Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat agar kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Kami dari Polsek Koja melaksanakan pengamanan dan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Isra Mi’raj di Jakarta Islamic Center berjalan aman, tertib, dan kondusif. Alhamdulillah, kegiatan berlangsung lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Andry Suharto.

Ia menambahkan, kehadiran polisi dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya menciptakan rasa aman sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus menjadi sarana memperkuat persatuan dan meningkatkan nilai-nilai toleransi serta ketertiban di tengah masyarakat,” tambahnya.

(Darma) 

0 Komen